Merokok Membuat IQ Jongkok

Penelitian terbaru membuktikan merokok tak hanya menimbulkan masalah kesehatan, tapi juga menurunkan tingkat kecerdasan (IQ)
Banyak penelitian yang membuktikan merokok berkaitan kuat dengan masalah kesehatan yang dialami perokok. Penelitian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa saat ini setiap satu jam terdapat 560 orang di dunia yang mati karena penyakit yang berhubungan dengan rokok. Jika tidak ada upaya yang serius, pada 2020 diperkirakan setiap tahunnya sekitar 8,4 juta penduduk dunia mati akibat penyakit yang berkaitan dengan rokok.

Tak hanya itu, penelitian juga membuktikan orang yang tidak merokok yang berada di lingkungan yang sama dengan perokok aktif menerima dampak yang dapat membahayakan kesehatan mereka. Misalnya seorang pegawai restoran. Meskipun bukan perokok aktif, dengan bekerja di ruangan yang penuh asap rokok selama delapan jam, ia dapat menghirup 60 jenis zat karsinogen (pemicu kanker).

Peneliti Lawrence Whalley dari Departemen Kesehatan Mental pada University of Aberdeen, bersama koleganya: Helen C. Fox, Ian J. Deary dari Departemen Psikologi pada University of Edinburgh, dan John M. Starr dari Departemen Kedokteran Geriatrik pada University of Edinburgh. Mereka menguji para sukarelawan yang sebagian besar adalah perokok itu untuk mengetahui perubahan selama hidup mereka dan apakah ada kaitannya dengan kebiasaan merokok mereka.

Pengamatan ini telah dimulai pada 1947, saat para sukarelawan itu berusia 11 tahun untuk diukur IQ-nya. Memang, penelitian initermasuk Scottish Mental Survey yang menemukan tak ada perbedaan IQ dalam kebiasaan merokok. Para sukarelawan ini diuji lagi pada tahun 2000 dan 2002, ketika mereka berusia 64 tahun.

Dalam pengujian itu ditemukan bahwa para perokok memperlihatkan kesalahan yang signifikan dalam lima uji kognitif (dari tujuh tes yang diberikan) ketimbang dua kelompok lainnya, yakni para bukan perokok dan para bekas perokok Menurut hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal New Scientist edisi akhir pekan lalu dan di jurnal Addictive Behaviors volume 30 edisi 1 Januari 2005, dampak penurunan IQ ini semakin menguat pada perokok aktif. Pada para perokok, juga terjadi penurunan dalam kecepatan psikomotorik ketimbang yang bukan perokok dan bekas perokok.

Menurut dugaan Whalley, merokok menyebabkan stres oksidatif –kerusakan kumulatif yang disebabkan oleh molekul yang disebut radikal bebas-pada organ-organ tubuh termasuk otak. (Sumber: IDI)

0 Responses to “Merokok Membuat IQ Jongkok”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




IP

Jakarta

April 2008
M T W T F S S
« Mar   May »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Klik tertinggi

  • None

Blog Stats

  • 451,470 hits

%d bloggers like this: