Makanan Sehat Tidak Selalu Mahal

Sering kali kita berfikir bahwa jenis makanan sehat dan aman itu mahal harganya. Bisa ambil contoh seperti sayuran dan buah-buahan organik. Jenis sayuran dan buah-buahan organik memang lebih mahal ketimbang jenis sayuran dan buah-buahan non organik. Belum lagi seperti jenis suplemen yang berasal dari alam, herbal, bahan-bahan alami lainnya yang diklaim mampu menjaga kesehatan tubuh. Tapi jangan khawatir. Sebenarnya ada banyak cara yang bisa kita tempuh untuk mendapatkan makanan sehat dan aman dengan harga yang terjangkau. Berikut adalah beberapa kiat untuk mendapatkan makanan yang sehat dan aman, namun murah harganya:

1. Asupan protein murah

Ada banyak jenis bahan makanan yang memiliki sumber protein yang sangat baik bagi tubuh. Tahu dan tempe merupakan jenis makanan yang sering kali kita temui dan memiliki nilai protein yang tinggi. Apabila Anda masih takut dengan bahan pengawet yang terkandung pada tahu, tempe bisa menjadi alternatif yang tepat. Selain itu, telur bisa juga dipilih menjadi pilihan lain. Hal itu bisa dilihat dari kandungan gizi yang dimiliki telur, yaitu dalam 100 gr putih telur mengandung 10,8 gr protein, sedangkan 100 gr kuning telur juga mengandung 10,8 gr protein.

2. Memilih sayuran dan buah-buahan

Apabila Anda tidak mampu membeli sayuran dan buah-buahan organik, tidak ada masalah bila Anda tetap membeli sayuran dan buah-buahan non organik. Yang penting adalah bagaimana sayuran dan buah-buahan tersebut diolah. Sebelum diolah, sayuran dan buah-buahan non organik harus dibersihkan terlebih dahulu dengan air yang mengalir agar kandungan pestisida dan zat-zat berbahaya yang menempel dapat dibersihkan. Yang perlu diingat, bahwa dalam memasak sayuran jangan terlalu lama agar kandungan gizi yang terkandung tidak banyak yang hilang. Namun terlepas dari semua ini, disarankan agar menggunakan sayuran dan buah-buahan organik karena lebih natural, sehat, dan bebas dari zat pestisida dan bahan-bahan non organik lainnya.

3. Mie instan sebagai alternatif lain

Sebenarnya kandungan gizi dari mie instan tidaklah terlalu buruk. Bahkan dalam proses pembuatan mie instan, komposisi zat gizi di dalam mie instan bisa ditambahkan dan kandungan zat-zat yang tidak baik bisa dikurangi atau dihilangkan. Namun tetap saja dalam menyantap mie instan harus diatur frekuensinya, karena bagaimanapun makanan yang natural lebih baik daripada makanan yang artifisial. Lebih baik mie instan tersebut dikombinasikan dengan beberapa bahan makanan lain yang lebih bergizi seperti telur dan sayuran.

4. Cobalah mengkonsumsi beras merah

Beras merah adalah beras yang berasal dari beras tumbuk, yang kulit arinya tidak banyak hilang. Bila diteliti lebih lanjut, dalam satu mangkuk beras merah mengandung sekitar 3,5 gram serat, sementara beras putih kurang dari 1 gram. Banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan mengonsumsi beras merah, yakni dapat meningkatkan perkembangan otak dan menurunkan kolesterol darah. Lemak, dalam kulit ari kebanyakan merupakan lemak esensial, yang sangat dibutuhkan untuk perkembangan otak anak. Sedangkan senyawa-senyawa dalam lemak kulit ari juga dapat menurunkan kolesterol darah, salah satu faktor risiko penyakit jantung. Selain itu, beras merah mengandung tiamin yang tinggi (sekitar 0,31 mg per 100 gr bahan). Kekurangan tiamin bisa mengganggu sistem saraf dan jantung, dalam keadaan berat dinamakan beri-beri, dengan gejala awal nafsu makan berkurang, gangguan pencernaan, sembelit, mudah lelah, sernutan, jantung berdebar, dan refleks berkurang. Unsur gizi lain yang terdapat pada beras merah adalah fosfor (243 mg per 100 gr bahan) serta selenium. Selenium merupakan elemen kelumit (trace element) yang merupakan bagian esensial dari enzim glutation peroksidase. Enzim ini berperan sebagai katalisator dalam pemecahan, peroksida menjadi ikatan yang tidak bersifat toksik-peroksida dapat berubah menjadi radikal bebas yang mampu mengoksidasi asam lemak tidak jenuh dalam membran sel hingga merusak membran tersebut, menyebabkan kanker, dan penyakit degeneratif lainnya. Dengan kandungan yang demikian kaya, beras merah bisa menjadi alternatif baru bagi mereka yang ingin mengkonsumsi makanan sehat. Meski sedikit lebih mahal dari beras biasa, namun jauh lebih sehat dan bergizi dan aman. Kekhawatiran akan adanya beras pemutih di pasaran tentu akan menjadi pertimbangan tersendiri untuk beralih ke beras merah yang mengenyangkan ini.

Sumber:

1. Tabloid Ibu dan Anak

2. http://www.jilbab.or.id/index.php?option=com_content&task=view&id=573&Itemid=36

0 Responses to “Makanan Sehat Tidak Selalu Mahal”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




IP

Jakarta

April 2008
M T W T F S S
« Mar   May »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Klik tertinggi

  • None

Blog Stats

  • 451,470 hits

%d bloggers like this: