Fakta di Balik Penggunaan Obat Bebas

Mengobati diri sendiri saat terkena penyakit ringan tidaklah dilarang, tapi perhatikan rambu-rambunya agar anda tidak terkena efek samping yang merugikan.

Suatu kebiasaan yang lumrah dilakukan oleh masyarakat saat ini adalah mengkonsumsi obat-obatan yang dijual bebas di pasaran, baik itu pereda rasa sakit, penurun panas maupun vitamin. Seberapa amankah kebiasaan tersebut? Prof. dr. Iwan Darmansjah, SpFK, guru besar emeritus farmakologi klinik FKUI menjawab pertanyaan anda.

Apa pendapat Anda tentang kebiasaan mengonsumsi obat-obatan yang dijual bebas di pasaran?

Semua tergantung dari reaksi setiap orang terhadap rasa sakit yang dirasakannya. Ada orang yang merasa bahwa sakit itu adalah hal yang normal terjadi dalam kehidupan ini sehingga dia merasa tidak perlu minum obat. Sebagian orang lainnya merasa tak enak dan terganggu sehingga merasa perlu minum obat untuk meredakan atau menyembuhkannya. Keduanya sama saja. Yang penting, ketika anda memutuskan untuk minum obat bebas, pilihlah obat dengan petunjuk lingkaran hijau atau biru pada kemasannya karena itu berarti masih tergolong obat yang aman.

Jadi obat yang berlingkaran hijau atau biru aman, Dok?

Aman di sini harus dipahami lebih lanjut. Obat-obatan yang mengandung parasetamol, ibuprofen, asetosal (dikenal sebagai aspirin) pada umumnya banyak dijumpai sebagai pereda rasa sakit kepala dan nyeri. Namun ketimbang mengkonsumsi obat yang mengandung asetosal, lebih aman mengkonsumsi obat yang mengandung parasetamol. Aspirin tidak dianjurkan bila lambung pasien tidak tahan terhadap sifat asamnya. Selain itu, aspirin dalam dosis satu tablet dewasa menyebabkan darah menjadi encer sehingga pendarahan (seperti karena menstruasi atau terluka) akan sulit berhenti karena darah tidak dapat membeku. Jadi pintar-pintar kitalah untuk mengambil pilihan obat yang aman.

Bagaimana dengan anggapan bahwa mengkonsumsi asetosal atau aspirin secara rutin baik untuk kesehatan?

Di situlah kelirunya pemahaman masyarakat. Aspirin memang bisa digunakan untuk mengencerkan darah dan mencegah serangan jantung atau stroke. Tapi bila anda tidak punya risiko untuk terserang penyakit-penyakit tersebut, untuk apa harus minum aspirin? Jika sekadar merasa pusing, lebih baik menggunakan obat yang mengandung parasetamol. Bila anda terus-menerus minum aspirin padahal anda sehat-sehat saja, anda bisa terkena pendarahan usus dan lambung. Penggunaan parasetamol memang tergolong lebih aman, namun bila anda
mengkonsumsinya hampir setiap hari untuk 10-20 tahun, anda bisa mengalami kerusakan ginjal.

Bagaimana dengan kebiasaan mengkonsumsi vitamin dan suplemen tambahan?

Sebagian besar dari produk seperti itu tidak bermanfaat. Vitamin yang kita perlukan sudah kita peroleh dari makanan dan minuman sehari-hari. Mungkin akan bermanfaat bila tubuh kita sedang kekurangan zat-zat itu, tapi itu pun sangat jarang terjadi.

Bila mengkonsumsi obat sudah menjadi kebiasaan yang dilakukan bertahun-tahun, apa bisa dianggap ketergantungan?

Itu namanya senewen dan tidak mengerti tentang penting tidaknya mengonsumsi obat. Misalnya, wanita yang mengkonsumsi obat pereda rasa sakit menstruasi sebelum rasa sakit menyerang hanya karena ia sering merasa sakit pada masa-masa menstruasi sebelumnya. Itu tidak berguna karena tidak ada jaminan bahwa setiap menstruasi ia akan sakit perut. Lagipula, obat itu bekerja sangat cepat, hanya seperempat sampai setengah jam setelah diminum sehingga nanti ketika rasa sakit itu benar-benar menyerang, efek obatnya sudah hilang.

0 Responses to “Fakta di Balik Penggunaan Obat Bebas”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




IP

Jakarta

April 2008
M T W T F S S
« Mar   May »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Klik tertinggi

  • None

Blog Stats

  • 451,183 hits

%d bloggers like this: