Antioksidan Tak Bikin Panjang Usia

Banyak orang yang percaya manfaat antioksidan sebagai salah satu cara memperpanjang usia. Namun sebuah studi terkini menyangkalnya. Dalam studi analisis terhadap belasan hasil riset tentang antioksidan, diketahui bahwa vitamin A, E dan C, serta betakaroten dan selenium tidak membuat seseorang panjang umur.

Namun bukan berarti Anda harus meninggalkan pil vitamin itu karena tetap ada manfaat kesehatan yang dikandung. Studi ini juga menguatkan teori yang menyebutkan antioksidan bekerja lebih baik dalam bentuk sayur dan buah daripada pil.

Kepopuleran suplemen antioksidan memang sangat menonjol di abad ini. Diperkirakan 80-60 juta orang di Amerika Utara dan Eropa mengkonsumsinya. Studi terbaru mengenai manfaat antioksidan ini dilakukan oleh Cochrane Hepato-Biliary Group dari Universitas Kedokteran Copenhagen, Denmark dan hasilnya dipublikasikan dalam Jurnal American Medical Association.

Pada tahap awal studi ini, para periset menganalisa 68 hasil riset yang melibatkan lebih dari 230 ribu orang dan tidak menemukan manfaat yang signifikan dari pil antioksidan terhadap usia seseorang, baik itu sisi baik atau buruknya.

Kemudian mereka menyisihkan hasil penelitian yang kualitasnya kurang baik dan memfokuskan hanya pada studi terpercaya. Hasilnya, orang yang minum vitamin justru risiko kematiannya tinggi, sekitar 4 persen yang mengkonsumsi vit E, 7 persen untuk betakaroten, dan 16 persen untuk vit A. Penyebab kematian utama dari angka ini belum diketahui.

Angka-angka tersebut ditemukan berdasarkan analisa 47 studi yang melibatkan lebih dari 180 ribu orang yang secara acak diminta mengkonsumsi suplemen vitamin dan suplemen dummy. Beberapa mengkonsumsi dalam jumlah overdosis, namun ada pula yang masih dalam takaran normal.

Meski belum tentu penyebab kematian responden tersebut karena pil suplemen, namun peneliti mengatakan bahwa uji klinis antioksidan kurang konsisten melihat efek sampingnya bagi kesehatan tubuh.

Para ahli menyarankan agar antioksidan sebaiknya dikonsumsi dalam bentuk makanan yang kaya gizi. Selain itu suplemen betakaroten ternyata meningkatkan risiko kanker paru pada perokok.

Sumber: Hang Tuah Digital Library

1 Response to “Antioksidan Tak Bikin Panjang Usia”


  1. 1 cha January 18, 2010 at 8:12 am

    truz gmn klo efek stressor thd antioksidan???


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




IP

Jakarta

April 2008
M T W T F S S
« Mar   May »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Blog Stats

  • 451,463 hits

%d bloggers like this: