Penguin Tidak Hanya Ada di Kutub

Jika kita bicara tentang kawasan kutub yang dinginnya ya ampun itu dan tertutup es, banyak orang akan mengasosiasikannya dengan orang Eskimo, beruang kutub, dan penguin. Bahkan Penguin, Beruang Kutub dan orang Eskimo sering digambarkan hidup berdampingan. Ooo… tidak demikian, kata beberapa orang lagi. Orang Eskimo dan beruang Kutub tidak pernah hidup berdampingan dengan penguin. Orang Eskimo dan beruang Kutub hidup di kawasan Kutub Utara, sementara penguin di Kutub Selatan (Antartika). Benar demikian?

Adalah benar bahwa penguin secara alami tidak hidup berdampingan dengan Beruang Kutub dan orang Eskimo, dan benar pula kalau Beruang Kutub dan orang Eskimo hidup di kawasan Kutub Utara dan tak ada Penguin di Kutub Utara. Tetapi, tidak semua Penguin hidup di Kutub Selatan, paling tidak ada tiga spesies (jenis) Penguin yang hidup di dekat kawasan tropis, bahkan satu jenis hidup di daerah tropis dekat dengan Garis Katulistiwa.

Penguin adalah burung yang tidak dapat terbang, hidupnya bergantung pada laut. Makanannya pun berasal dari laut seperti krill, ikan, dan cumi-cumi, pokoknya yang amis-amis begitu. Penguin terbesar adalah Penguin emperor (Aptenodytes forsteri) yang bisa mencapai tinggi lebih dari 1 meter. Penguin emperor hidup di Antartika dan merupakan satu-satunya jenis yang berbiak pada musim dingin di Antartika. Penguin terkecil, adalah Penguin kecil (Eudyptula minor) yang hidup di Selandia Baru dan Australia. Penguin kecil ini benar-benar imut dan hanya memiliki tinggi tubuh sekitar 40 cm.

Satu-satunya Penguin yang hidup nyaris mendekati Garis Katulistiwa adalah Penguin Galapagos (Spheniscus mendiculus). Seperti namanya, burung ini hidup di Kepulauan Galapagos. Walaupun Penguin ini hidup di dekat Katulistiwa tetapi dalam hidupnya dia tetap membutuhkan udara dingin. Udara dingin di Kepulauan Galapagos ini dibawa oleh arus Humboldt dan arus Cromwell.

Adanya gejala alam yang dikenal dengan nama El Nino bisa mengacaukan kehidupan Penguin Galapagos ini. Pada saat itu arus Humboldt yang dingin digantikan oleh arus panas Ekuator dan ini menyebabkan terjadinya perubahan pada persediaan makanan Penguin. Jadi bukan hanya Indonesia yang sengsara karena ulah El Nino yang bikin negara ini kering kerontang, Penguin yang hidup di Kepulauan Galapagos juga sengsara karena makanannya pada lari.

Bentuk tubuh Penguin yang menggemaskan ini bisa mengundang banyak turis. Di Australia, atau tepatnya di Phillip Island, negara bagian Victoria, setiap malamnya ada pertunjukan yang diberi nama Penguin Parade. Tempat menonton dibangun di sini disamping lampu-lampu sorot yang mengarah ke pantai untuk menyaksikan datangnya sang bintang pertunjukan, Penguin kecil yang baru pulang dari melaut menuju sarangnya. Pertunjukan yang menarik bayaran antara A$10 hingga A$60 ini (tergantung paketnya), mengundang lebih dari 500 ribu pengunjung setiap tahunnya untuk menyaksikan Penguin baris.

0 Responses to “Penguin Tidak Hanya Ada di Kutub”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




IP

Jakarta

March 2008
M T W T F S S
    Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Klik tertinggi

  • None

Blog Stats

  • 451,470 hits

%d bloggers like this: