Berwisata ke taman hiburan seperti Disneyland atau Dunia Fantasi tentulah menyenangkan. Wisata ini menjadi lebih mengasyikkan jika ternyata lokasi yang dikunjungi adalah pulau hasil reklamasi di muara sungai yang sekaligus juga berfungsi sebagai infrastruktur penahan banjir dari badai dan gelombang pasang laut.
Taman hiburan yang unik ini adalah kawasan Waterland Neeltje Jaans yang letaknya di muara sungai Oosterschelde, Provinsi Zeeland, Belanda. Waterland Neeltje Jaans pada awalnya adalah gundukan pasir di muara sungai yang direklamasi untuk dijadikan pangkalan bagi konstruksi infrastruktur penahan gelombang laut sekaligus tempat pembuatan komponen pra-cetak. Setelah proses pembangunan selesai, pulau seluas 1,5 kilometer persegi ini dijadikan fasilitas wisata keluarga dengan komodifikasi wahana-wahana bertemakan laut. Wahana yang terdapat disini adalah: Perosotan Air, Mesin Badai, Pelataran Air, Singa Laut, Dunia Paus, Moby Dick, Makanan dari Laut, Pantai Bermain, Pantai Marina, dan Patung Pasir.
Peresmian infrastruktur penahan gelombang Oosterschelde di tahun 1986 menandai puncak pencapaian sains dan teknologi manusia dalam ‘menaklukkan’ ancaman bencana banjir dari laut. Konstruksi ini merupakan rangkaian dari Proyek Delta yang bertujuan melindungi dataran rendah dari ancaman banjir yang datang dari laut, khususnya pada daerah yang terletak di bawah muka Laut Utara di sepanjang pesisir timur dan wilayah muara sungai di selatan Belanda.
Terobosan pada konstruksi penahan gelombang Oosterschelde adalah upaya mempertahankan kualitas ekologis muara sungai dengan penggunaan gerbang yang dapat dibuka-tutup. Pada kondisi normal, gerbang baja dibuka sehingga memungkinkan percampuran arus laut dan sungai. Pada situasi bahaya, ketika muka air laut naik melebihi ambang batas, gerbang ini secara otomatis ditutup dengan sistem hidrolik sehingga berfungsi seperti dam penahan air laut. Pada saat ini beda ketinggian antara muka air laut dan sungai bisa mencapai 3 meter.
Konstruksi penahan gelombang Oosterschelde terdiri dari 62 gerbang baja dengan bentang terbesar adalah 12 meter dan berat sekitar 480 ton. Seluruh gerbang baja tersebut disangga oleh 63 struktur beton penyangga (pier) raksasa. Setiap pier memiliki ketinggian bevariasi antara 30-38 meter dan berat sekitar 18.000 ton. Selain menyangga gerbang baja, pier-pier ini juga dirancang sebagai penyangga jalan (jembatan) yang melintas di atasnya yang menghubungkan daratan di kedua ujung konstruksi ini. Uniknya juga, desain struktur beton dari tiap segmen jalan dibuat berongga, dan bagian rongga yang menerus ini dimanfaatkan sebagai lorong pameran. Lanjutkan membaca ‘Integrasi Fungsi pada Infrastruktur Penangkal Banjir’
Komentar Terakhir