Arsip untuk April 27th, 2008

Testosteron Yang Rendah Sebabkan Anemia

Selama ini, testosteron seringkali dikaitkan dengan hormon pria, karena wanita secara normal memiliki hormon testosteron dengan kadar yang lebih rendah dibandingkan pria.

Sebuah penelitian berhasil membuktikan bahwa kadar testosteron yang rendah merupakan faktor penting terjadinya anemia.?Orang tua berusia diatas 65 tahun dan memiliki kadar testosteron yang rendah diketahui berisiko tinggi untuk mengalami anemia.?Hal itu pernah dijelaskan dalam Archives of Internal Medicine.
Lanjutkan membaca ‘Testosteron Yang Rendah Sebabkan Anemia’

Mengapa Cepat Tua?

Semakin bertambahnya usia, penuaan tidak dapat dihindari lagi. Memasuki usia 40 tahun, seseorang akan mengalami tahap penuaan secara nyata.?Mengapa hal itu bisa terjadi? Faktor apa saja yang mempercepat proses penuaan?

Lanjutkan membaca ‘Mengapa Cepat Tua?’

Jantung Sehat Berkat Minyak Ikan

Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa bagi mereka yang berusia tua, minyak ikan dapat membantu menjaga kesehatan jantung dengan cara mempengaruhi aktifitas elektrikalnya. Diketahui bahwa dua potong ikan yang mengandung asam lemak omega 3 yang dikonsumsi tiap minggunya, dengan cara dipanggang atau direbus, tetapi tidak digoreng, sangat baik untuk kesehatan jantung. Pernyataan tersebut telah dilaporkan dalam Journal of The American College of Cardiology.

Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian lain yang juga menyimpulkan bahwa dengan membiasakan konsumsi ikan, maka akan dapat mengurangi risiko terjadinya kematian mendadak. Sebelumnya memang telah diketahui bahwa konsumsi ikan tuna, makarel, dan salmon merupakan jenis ikan yang kaya akan kandungan asam lemak omega 3, yang terbukti sangat berguna untuk jantung.
Lanjutkan membaca ‘Jantung Sehat Berkat Minyak Ikan’

Olahraga Atasi Keropos Tulang

Penanganan gangguan tulang, khususnya keropos tulang, selama ini hanya difokuskan pada masalah hormon dan kalsium saja. Namun, penelitian terbaru menyimpulkan bahwa olahraga mempunyai peran penting untuk mengatasi penyakit tersebut.

Osteoporosis (keropos tulang) adalah proses degenerasi pada tulang. Olahraga yang cukup dan teratur diketahui tidak hanya membentuk otot, melainkan juga memelihara dan meningkatkan kekuatan tulang. Olahraga, obat-obatan, dan pengaturan makanan yang baik merupakan kombinasi yang baik untuk menanggulangi osteoporosis dibandingkan dengan pengobatan atau pengaturan makan saja.
Lanjutkan membaca ‘Olahraga Atasi Keropos Tulang’

Mengapa Mudah Lupa Ya?

Secara alamiah, penurunan daya ingat dimulai pada usia 40 tahun karena pada usia tersebut ada beberapa sel otak sudah mulai mati. Sel otak yang sudah mati tidak akan mengalami regenerasi sehingga menyebabkan seseorang menjadi mudah lupa. Sedangkan bagi mereka yang pelupa di usia muda, penyebabnya mungkin karena kelelahan otak atau stres yang mengakibatkan ingatannya tidak cukup kuat.

Kaum wanita diduga lebih banyak dan lebih mudah untuk menjadi pelupa. Penyebabnya adalah faktor hormon pada wanita yang menyebabkan wanita lebih mudah mengalami stres dibandingkan pria. Stres yang berkepanjangan sebenarnya dapat memicu kelelahan pada otak. Bila hal itu tidak segera diatasi, maka lama-kelamaan fungsi otak akan menurun dan akhirnya menjadi mudah lupa. Bila seseorang juga kurang mengaktifkan kerja otaknya, maka sel-sel yang jarang dirangsang untuk bekerja tersebut akan mengalami kerusakan dan menyebabkan mudah lupa.
Lanjutkan membaca ‘Mengapa Mudah Lupa Ya?’

Buah & Sayur Cegah Efek Penuaan

Sayuran dan buah-buahan merupakan jenis makanan yang banyak memiliki manfaat bagi kesehatan karena mengandung berbagai nutrisi, salah satunya yaitu antioksidan. Menurut sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Neuroscience, salah satu manfaat antioksidan dari buah dan sayuran adalah mencegah efek penuaan.

Seiring dengan bertambahnya usia, maka akan semakin banyak terjadi kerusakan sel. Selain itu,?tubuh juga akan banyak mengalami penurunan kemampuan fisik maupun psikis. Pola hidup sehat dengan mengonsumsi buah-buahan dan sayuran kini menjadi sangat penting untuk mencegah efek-efek penuaan, seperti stres dan kehilangan daya ingat.
Lanjutkan membaca ‘Buah & Sayur Cegah Efek Penuaan’

Mengenal Gejala Penuaan

Mendengar kata penuaan, yang sering terbayang adalah kondisi kulit yang mulai kendur dan keriput. Padahal, arti penuaan yang tepat adalah menurunnya fungsi-fungsi pada organ tubuh. Seiring dengan bertambahnya usia, proses penuaan pun terus terjadi, namun kita seringkali tidak menyadarinya.

Fase penuaan dalam hidup manusia sebenarnya dibagi menjadi tiga fase, yaitu fase subklinis (yang terjadi saat manusia berusia 25-35 tahun), fase transisi (usia 35-45), dan fase klinis (di atas 45 tahun). Pada fase subklinis, tubuh manusia sebenarnya sudah mengalami proses penuaan, tapi tidak disadari karena tidak ada gejala.

Sementara itu, pada fase transisi, gejala penuaan mulai terlihat. Pada fase tersebut, hormon tubuh akan mengalami penurunan hingga 25 %, gula darah mulai meningkat, massa otot menjadi lebih kecil, dan mulai timbul gangguan jantung serta kegemukan.
Lanjutkan membaca ‘Mengenal Gejala Penuaan’

Bagaimana Memiliki Jantung yang Sehat?

Risiko serangan jantung tergantung pada pola hidup seseorang. Pengendalian terhadap faktor risiko tersebut akan membantu seseorang terhindar dari jantung koroner. Mari kita lakukan sedikit perubahan pola hidup untuk mendapatkan banyak manfaat.

Lanjutkan membaca ‘Bagaimana Memiliki Jantung yang Sehat?’

Bagaimana Mengatasi Hipoglikemia?

Hipoglikemia merupakan salah satu penyakit akut selain ketoasidosis diabetik dan hiperosmolar non ketotik yang dapat terjadi ketika Anda menderita diabetes melitus.

Hipoglikemia yang terutama terjadi pada usia lanjut merupakan suatu hal yang harus dihindari, mengingat konsekuensi yang ditimbulkan. Hipoglikemia dapat mengakibatkan kemunduran mental yang sangat fatal bagi penderita.
Lanjutkan membaca ‘Bagaimana Mengatasi Hipoglikemia?’

Penyakit Jantung Koroner

Siapapun dapat memiliki kadar kolesterol yang tinggi, baik orang tua maupun orang muda, gemuk maupun kurus, rajin berolahraga maupun tidak, dan seterusnya.

Penderita kadar kolesterol tinggi khususnya LDL adalah sasaran utama untuk menderita penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung koroner. Fakta menunjukkan bahwa 80% pasien penyakit jantung meninggal mendadak karena penyakit jantung koroner, dan bahkan 50% di antaranya tanpa gejala sebelumnya.
Lanjutkan membaca ‘Penyakit Jantung Koroner’


IP

Jakarta

 

April 2008
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
Image Hosting by Picoodle.com

a

Blog Stats

  • 203,050 hits