Cystitis cenderung serang saluran kencing wanita

DUNIA ternyata tidak ramah pada kaum wanita. Bagaimana tidak. Sebagai wanita, ia ditakdirkan harus tunduk pada kaum pria yang diposisikan dalam ketiab suci agama apa pun sebagai Khalifah, pimpinan, baik dalam sebuah kelompok atau pun keluarga. Sebagai seorang individu, wanita ditakdirkan memiliki fisik yang ringkih dan lemah. Sehingga catatan kesehatan yang dimiliki WHO, banyak tersurat berbagai daftar penyakit yang mayoritas penderitanya adalah kaum wanita.

Sangat panjang dan beragam nian deret penyakit yang berpeluang diderita kaum wanita, baik yang sifatnya berat dan beresiko kematian hingga yang ringan beresiko penderitaan. Dan, salah satu penyakit yang banyak dan sering menyerang kaum wanita, tapi tidak disadari adalah Cystitis.

Penyakit Cystitis, memang sifat dan gejalanya cenderung sebagai gangguan yang biasanya tidak terlalu ditanggapi oleh penderitanya. Misalnya, penderita akan sering ke belakang dan saat berkemih terasa perih.

Selain itu, bagi yang telah menikah akan terganggu saat melakukan hubungan intim. Gejala lainnya termasuk kram, sakit punggung, meningkatnya suhu tubuh, kadang-kadang kencing berdarah.

Kedengarannya familiar? Namun, gejala-gejala itu merupakan bukan fisik seorang wanita sedang tidak normal. Ironsnya, jika gangguan ini tidak tertangani dengan segera, maka sebuah keluhan psykologis akan muncul. Dan, penderitanya akan dibelit stres berkepanjangan dan merasa tidak memiliki arti bagi pasangannya.

Dalam artikel dalam situs woman’s healthy, cystitis ditemukan sebagai gangguan menyakitkan yang diderita sekitar 1,7 juta wanita Inggris. Penderitanya dalam kelompok usia produktif antara 18-35 tahun. Sungguh mengejutkan, tapi bukan tidak mungkin cystitis juga termasuk gangguan menyakitkan yang banyak dialami kaum wanita Indonesia. Hanya saja departemen kesehatan di Indonesia tidak memiliki catatannya, karena lembaga kesehatan di Indonesia memiliki kecenderungan bergerak melakukan penelitian saat terjangkitnya suatu epidemi. Senyampang tidak ada keluhan di msyarakat, maka para pejabat kesehatan di Indonesia tak punya inisiatif untuk melakukan penelitian sebagai langkah alternatif dalam melindungi kesehatan masyarakat.

Sebagai suatu penyakit, cystitis merupakan peradangan yang menyerang saluran kencing. Kondisi ini diakibatkan infeksi bakteri. Asal ususl banteri penyebab cystitis umumnya berasal dari vagina. Penyakit ini terjadi saat bakteri terdorong masuk ke saluran kencing. Atau ikut masuk ke uretra selama hubungan intim. Kendati demikian, juga banyak penyebab lainnya, seperti sejumlah produk mandi, dehidrasi, gizi buruk dan mengabaikan dorongan kencing dapat memicu kondisi ini.

Selain dalam kondisi normal, cystitis dapat juga diderita seorang wanita pada masa kehamilan. Kondisi spesial ini biasanya diakibatkan oleh tekanan janin pada kandung kemih, sehingga saat berkemih tidak tuntas. Tindakan cepat dibutuhkan agar kondisi ini tak memburuk. Dan, sebagai catatan penting, wanita hamil sebaiknya tidak mengabaikan infeksi saluran kemih. Sebab gangguan ini akan menuntun pada tekanan darah tinggi atau infeksi dalam rahim, yang hram hukumnya untuk diderita seorang wanita hamil. Salah satunya akan beresiko kematian dalam proses persalinan.

Selain pengobatan secara medis, sesungguhnya wanita yang mengalami gangguan ini dapat melakukan tindakan prefentif sendiri, yang antara lain:

1.Minum air sekitar 2 s/d 3 liter per-hari. Langkah ini untuk mengusir bakteri keluar dari saluran kemih.

2.Pergi ke kamar kecil secara teratur. Jangan suka menahan kencing hanya karena alasan sibuk

3. Sebelum dan setelah berhubungan intim dengan pasangan, hendaknya berkemihlah. Dengan langkah ini membuat bakteri di luar vagina tidak masuk, sementara bakteri yang dibawah Mr. P pasangan dapat keluar.

4. Mencuci dan menjaga area genital tetap bersih merupakan hal penting. Jangan biasakan mandi dengan berendam air hangat terlalu lama, hindari penggunaan wewangian atau bedak di vagina.

5.Pastikan untuk mandi, setelah berenang dan cuci bersih busana renang Anda. Sebab pasir. garam dan klorin di sekitar vagina bisa bertindak sebagai iritan dan memicu serangan.

6.Sebagai pencegahan, setiap hari rajin mengkonsumsi jus kranberi atau minum suplemen kranberi. Kenapa kranberi? Karena buah ini mengandung fitonutrien yang bekerja mencegah bakteri menempel di dinding saluran kemih, sehingga infeksi tak terjadi

7.Disarankan minum pepermin dan bearberi yang bersifat anti-peradangan. Selain itu, hindari minum teh dan kopi, karena dua jenis minuman ini dapat mengiritasi saluran kencing dan uretra.

8.Tambahkan beberapa tetes minyak esensial bergamot. Hal ini berguna untuk desinfektan yang kuat, sehingga bakteri yang berenang dalam air mati segera mati.

9.Ganti baju bersih segera, setelah olah raga atau berenang. Sehingga bakteri yang menempel di baju tersebut tidak merayap ke arah vagina. Selain itu, kenakan pakaian dalam yang menyerap air dan memudahkan sirkulasi udara. Misalnya pakaian yang berbahan sutra atau katun.

About these ads

1 Response to “Cystitis cenderung serang saluran kencing wanita”


  1. 1 lucia trisusilowati August 13, 2010 at 8:36 pm

    Jika sudah mengalami gejalanya, apa tdk ada cara pengobatan dengan yg lebih alami?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




IP

Jakarta

April 2008
M T W T F S S
« Mar   May »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Blog Stats

  • 409,587 hits

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: